Coffee Breaks adalah hal yang sangat menyenangkan bagi kebanyakan orang jika sedang bekerja dan terasa ngantuk atau pun bosan. Tapi apakah Coffee Breaks itu baik untuk kesehatan?
Sebelumnya yang kutahu hanya hasil negatif kafein dari meminum kopi. Oleh karena itu sangat jarang skali ku meminum kopi. Sesekalinya minum kopi mungkin sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Sampai suatu saat ku menemukan info tentang Coffee Breaks dari artikel rdasia.com :
Peminum kopi memiliki resiko yang lebih rendah terkena 2 tipe diabetes, batu empedu, penyakit Parkinson, sirosis, dan kanker jenis tertentu.
Ratusan senyawa, termasuk antioksidan, memiliki manfaat protektif pada kopi. Sebuah penelitian di Havard menunjukan peminum kopi memiliki resiko kematian kardiovaskular yang lebih rendah dibandingkan yang tidak minum kopi. Sebuah studi di Norwegia menemukan bahwa jenis kopi tubruk lebih kaya antioksidannya daripada blueberry, raspberry, atau jus buah lainnya.
Brain Bonus: Kopi dapat membantu pikiran sama seperti tubuh. Suatu studi menemukan bahwa tikus yang kurang tidur akan jauh lebih tenang setelah menghirup bau biji kopi panggang.
Tips : Namun, banyak ahli Diet merekomendasikan memodernisasi cara meminum kopi – hanya satu atau dua cangkir kopi sehari tanpa tambahan susu dan gula. Jika meminum lebih dari itu, kafein dapat membuat anda dehidrasi atau meningkatkan tekanan darah anda. Ibu hamil juga harus membatasi meminum kopi, karena kopi dapat meningkatkan resiko keguguran.
Jika anda khawatir akan tingginya kolestrol, pakailah kertas penyaring kopi. Kopi yang tidak disaring mengandung lebih banyak kolestrol yang disebut cafestol.
Jadi tidak perlu khawatir lagi untuk meminum kopi ketika anda merasa ngantuk atau bosan diruang kerja. Seperti yang ku lakukan hanya mengambil 1/4 sendok kopi dan menaruhnya pada cangkir kecil, dan dicampur hanya dengan air panas. Itu sudah cukup membuat ku terbangun kembali dari kantuk^_^.